MA RI Gelar Refleksi Akhir Tahun 2024, Integritas Kuat Peradilan Bermartabat

Jakarta Wartaindo.id Jumat, 27 Desember 2024 – Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) menggelar Refleksi Akhir Tahun Kinerja MA RI 2024 dengan tema “Integritas Kuat, Peradilan Bermartabat.”
Acara yang dimoderatori oleh Dr.Riki Perdana Raya Waruwu SH MH, ini dihadiri oleh lebih dari 335 wartawan dan 1000 peserta daring melalui kanal YouTube.

Ketua MA Prof.Dr.H.Sunarto, SH, didampingi Wakil Ketua MA Non-Judisial (Plt. Wakil Ketua Yudisial), Suharti, serta para pimpinan kamar dan pejabat eselon 1 MA, menyampaikan capaian kinerja, tantangan, dan inovasi yang telah dicapai sepanjang tahun 2024.

Prof. Sunarto menekankan pentingnya peran jurnalis dalam membangun kepercayaan publik terhadap MA. Beliau menyebut jurnalis sebagai pilar penting demokrasi, yang memiliki peran strategis dalam mempengaruhi opini publik secara edukatif, valid, dan seimbang. “MA dan peradilan bertanggung jawab menyediakan peradilan yang berkualitas,” tegasnya. “Pers sebagai lembaga sosial yang komprehensif, memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi dan menyalurkan aspirasi masyarakat.”

Pencapaian dan Inovasi MA RI 2024 ;
Tahun 2024 menandai 67 hari kerja MA yang fokus menjalankan amanat untuk mewujudkan Badan Peradilan Agung sesuai Blueprint MA. Beberapa pencapaian signifikan yang disampaikan meliputi ;

Penghargaan: MA RI meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk laporan keuangan tahun 2023, serta penghargaan sebagai lembaga terbaik ke-4 dalam kategori lembaga negara dari Kementerian Hukum dan HAM RI.

Inovasi Teknologi: MA RI mengembangkan aplikasi Siap Terintegrasi Smart berbasis kecerdasan buatan untuk menghindari konflik distribusi perkara, aplikasi IKON untuk proses administrasi Peninjauan Kembali (PK) dan kasasi secara elektronik (Mei 2024), dan aplikasi deteksi dini perkara yang mirip untuk interkoneksi database perkara di Indonesia.

Regulasi: Penerbitan 4 Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) baru pada tahun 2024.
Efisiensi Perkara: MA RI berhasil menyelesaikan 30.763 perkara dari total beban perkara 30.905, mencapai rasio 98,88%. Ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023 (27.252 perkara diselesaikan, rasio 12.4%), dan mempertahankan rasio produktivitas di atas 90% sejak tahun 2017.
– Transparansi : MA RI mengirimkan salinan putusan kepada pihak terkait sebanyak 30.316 perkara pada tahun 2024.

Tantangan dan Rencana kedepan ;
Meskipun telah mencapai banyak kemajuan, MA RI juga mengakui adanya tantangan, termasuk isu integritas yang menjadi tema laporan tahunan Februari 2025. Terkait hal ini, MA RI telah menjatuhkan sanksi kepada sejumlah hakim, dengan rincian 16 sanksi berat, 9 sanksi sedang, dan 36 sanksi ringan, berdasarkan rekomendasi Komisi Yudisial (KY).

Sesi tanya jawab dengan Prof. Dr. H. Sunarto melibatkan dua sesi, masing-masing dengan tiga pertanyaan dari para jurnalis yang hadir. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Martomo S HI MH.

Refleksi akhir tahun ini menunjukkan komitmen MA RI dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat integritas peradilan di Indonesia.

Jurnalis Novilia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *