ACARA KEGIATAN IBADAT PA PEMBANGUNAN GEDUNG GEREJA KATOLIK STASI SI 4 BANUA HILIMBOU

Wartaindo.id Jakarta Dalam rangka menindaklanjuti program pembangunan gedung gereja katolik Stasi Santo Matias si 4 seluruh umat dan lebih lebih panitia Pa Pembangunan sebagai pelaksana dilapangan memiliki semangat yang baik dan inisiatif yang tinggi.

Tentu berbagai tantangan yang dihadapi oleh seluruh umat Stasi Santo Matias Hilimbou sejak dimulainya pembukaan lahan tempat pembangunan gedung gereja hingga sampai sekarang menjadi harapan umat yaitu terwujudnya gedung gereja yang luas agar kegiatan ibadah setiap saat tidak terkendala dengan tempat yang ada.

Salah motivasi umat adalah dengan adanya program pembangunan saat ini maka seluruh umat gereja telah bersepakat dan berkorban bahkan untuk mencari dana berbagai kegiatan yang dilakukan salah satunya adalah kegiatan PA Pembangunan yang disusun berbagai karakteristik pelaksanaan seperti doa, kegiatan koor dan diskusi renungan Firman Tuhan.

Tantangan tantangan seperti itulah yang akan mendewasakan seluruh umat baik segi menghadapi karakter manusia dan lingkungan yang suasana nya kurang bersemangat. Kegiatan Pa Pembangunan ini tentu memiliki nilai nilai yang tinggi termasuk cara bertoleransi dan juga bekerja sama antara individu-individu dan kelompok yang terpisah dari lingkungan gereja. Panitia pa Pembangunan bersedia menampung berbagai aspek harapan umat dengan memberikan kesempatan untuk manjadi bagian dari pembangunan gedung gereja ini. Yusura gulo selaku Ketua Pa Pembangunan, Edwarthon Waruwu selaku sekretaris Pa pembangunan, dan Risama Hia selaku bendahara Pa Pembangunan yang di percayakan untuk memfasilitasi kegiatan ini dan bersedia melaksanakannya.

Dalam kata Pembukaan Ketua Panitia Pa pembangunan menyampaikan pesan dalam sambutannya, Agar umat Gereja menghilangkan keegoisan dan sifat manusiawi karena itu dapat merusak dan menghambat semangat kita, tuturnya. Pesan itu terus disampaikan juga dalam beberapa kali disampaikan dalam kata sambutan oleh beberapa tokoh pembangunan.

Menerjemahkan solusi yang ada saat ini tentu Umat memiliki hati yang buntu terkait cara cara menyelesaikan gedung gereja ini seperti anggaran yang perlu disiapkan, bahan material, upah tukang dan berbagai macam pengeluaran. Dilihat dari sisi besaran kas yang ada saat ini memiliki perbandingan yang sangat minim sehingga proses perputaran pendapatan dan biaya pembelajaa. bahan material, memiliki kosekuensi yaitu kurang dari nilai yang di butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *