Kaesang Pangarep Harapan Baru Pimpin Depok

By : Yusuf Mujiono

Wartaindo.id Jakarta Isj Ware mengatakan bahwa Ilmu politik adalah perjuangan untuk memperoleh kekuasaan atau teknik menjalankan kekuasan-kekuasaan atau masalah-masalah pelaksanaan dan kontrol kekuasaan atau pembentukan dan penggunaan kekuasaan.

Maka untuk mencapai dan meraihnya banyak cara yang dilakukan baik secara perseorangan maupun partai politik. Nah, biasanya seseorang atau partai politik kalau sudah menggapainya akan memakai segala cara untuk tetap bertahan pada kekuasaan tersebut.

Tahun politik bisa terbilang sebagai tahun evaluasi bagi penguasa apakah kekuasaan yang diembannya selama ini masih bisa dipercaya masyakat ataukan masuk untuk dievaluasi dalam tahun politik ini oleh masyarakat yang dipimpnnya.

Depok sebuah kota administrasi di penggiran ibukota Jakarta ini menjadi daya pikat sendiri, karena hampir dua puluh tahunan kekuasaan dipegang Partai Keadilan Sejahtera. Kekuasaan PKS di Depok di awali saat diadakan pemilihan langsung (Pilkada) di mana Nur Mahmudi mantan menteri Kehutanan terpilih menjadi walikota Depok pertama hasil dalam pemilihan langsung.

Nur Mahmudi berhasil mengendalikan Depok hingga dua periode, namun turunnya Nur Mahmudi yang pernah menjabat presiden PKS ini lantas tak membuat kekuasaan PKS di Depok usai tetapi justru hingga sekarang Depok masih dipimpin kader PKS.

Persoalan apakah Depok selama di pimpin PKS berkembang atau stagnan masing-masing bisa meliihat sendiri. Namun kekuasaan yang terlalu lama akan berdampak negative seperti kata ahli akan cenderung otoriter, kolusi dan nepotisme.

Depok sekalipun kepempinan secara personal berganti sesuai aturan, namun secara kepartaian PKS masih menguasainya hingga kini. Memang pernah beberapa kali partai lain turut berhadapan saat Pilkada namun lagi-lagi wakil PKSlah berhasil menaklukannya.

Berangkat dari cengkeraman PKS yang kuat di Depok, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mencoba mengusung Kaesang Pangarep putra ke tiga presiden Joko Widodo.

Tentu langkah PSI ini juga memunculkan harapan baru bagi sebagian masyarakat yang merasakan kepemimpinan PKS di Depok selama ini. Sosok Kaesang sekalipun belum berpengalaman di bidang politik, tak menghalangi PSI untuk mencoba menjebol Benteng PKS yang begitu kokoh di Depok.

Terkait dengan upaya PSI selain mendapat apresiasi tetapi juga ujaran miring dengan berbagai komentar kalau itu hanya untuk jualan PSI agar mendapat suara di Depok, bagaimana tidak Kaesang kan bukan warga Depok dan berbagai alasanya lainnya.

Menariknya dedengkot PKS yang mantan Ketua MPR pun turut berkomentar tintang Kaesang yang diusung maju mencalonkan diri di Depok. Menurut HNW, dukungan terhadap anak bungsu Presiden Jokowi itu merupakan hal yang aneh lantaran yang bersangkutan belum memiliki rekam jejak menjadi pejabat. Bahkan HNW mengatakan bahwa Kaesang bingung-bingung tuh kok ada yang nyalonin ke Depok.

Bagi putra bungsu presiden yang akan dimajukan dalam Pemilihan Walikota (PILWAKOT) Kota Depok. M. Hidayat Nur Wahid menyarankan jika maju Pilwakot  di Solo.

Pandangan kader PKS ini senada dengan Gibran Rakabumi walikota Solo yang notabene kakak dari Kaesang sendiri mendukung apa yang menjadi saran PKS.

Sosok Kaesang yang diusung maju dalam Pilwakot Depok, saya melihat ada kegentaran sangat terasa bagaimana Kaesang yang anak presiden itu akan menjadi lawan berat PKS dan juga calon-calon lainnya, belum lagi fenomena dukungan anak-anak muda yang melihat sosok Kaesang sebagai sosok muda yang humble dan bisa bergaul dengan kelompok manapun, tentu ini point tersendiri.

Dukungan Kaesang

Bagi  Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, Icuk Pramana Putra menegaskan partainya akan terus memperkenalkan Kaesang Pangarep ke warga dan mengusung putra bungsu Presiden Joko Widodo itu sebagai calon Wali Kota di Pilkada Depok 2024. Malah Icuk tegas targetnya memerdekan Depok dari PKS seperti yang dilangsir Tempo.co 23 Mei 2023.

Tak tanggung-tanggung keseriusan PSI usung Kaesang ini diwujudkan dengan memasang Baliho suami Erina Gundono itu di jalan-jalan protokol Depok yang menyita perhatian bagi pelintas jalan raya.

Terkait dengan wacana Kaesang yang di dorong maju dalam PILWAKOT tahun 2024 nanti juga di dukung Gerindra,  Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyambut positif wacana putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep maju di Pilkada Kota Depok 2024.

Ia pun menyatakan kesiapannya untuk mendukung Kaesang jika dirinya benar maju memperebutkan kursi Wali Kota Depok.

Demikian pula dengan Puan Maharani Ketua DPP PDI Perjuangan menilai Kaesang layak juga maju dalam Pilwakot Depok dan ini akan segera dipertimbangkan oleh PDI Perjuangan.

Seberapa seriuskah Kaesang akan maju dalam Pilkada Depok, menurut beberapa berita yang beredar bahwa poto-poto yang dipakai baliho itu, Kaesang sendiri yang mengirimkannya. Kaesang dalam sebuah kesempatan mengakui sudah all out mau terjun ranah politik, sekalipun sang kakak masih menyangsikannya.

Saat ini banyak pemimpin-pemimpin muda mampu membuktikan kiprahnya dalam mengelola pemerintahan daerah ada Aswar Anas, Emil Dardak dan juga Gibran Rakabumi, dan bukan tidak mungkin jika Kaesang maju merupakan harapan baru bagi warga Depok.

 

Penulis : Ketua umum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia dan Pemimpin Umum Majalah GAHARU

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *