RS Terpaksa Tolak Pasien Karena Persoalan Izin

#WartaIndo, Tangerang- Rumah Sakit Karang Tengah Medika (RSKTM) di Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, terpaksa menolak pasien yang hendak berobat di tempat mereka. Keterangan ini disampaikan oleh Ketua RT. 001/015 usai mengetahui ada salah seorang warganya yang tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan dari rumah sakit yang dimaksud.

“Iya, warga saya mengadu ke saya karena tidak bisa berobat di Rumah Sakit Karang Tengah Medika yang kebetulan ada di wilayah saya juga. Sebagai Ketua RT, kebetulan juga saya bisa berkomunikasi dengan pihak Rumah Sakit, niatnya mau mengklarifikasi persoalan penolakan ini,” ujar Hary, Ketua RT.001/015, Kel. Karang Tengah, Kec. Karang Tengah, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan, Kamis sore (22/12/2022).

Hary turut menyesalkan adanya penolakan yang datang dari pihak rumah sakit. Apa lagi, tambahnya, akses terhadap pelayanan kesehatan adalah hak asasi dari warga Negara yang wajib difasilitasi. Untuk itu dirinya selaku ketua di lingkungan telah menyurati pihak rumah sakit perihal meminta penjelasan terhadap kejadian tersebut.

Dirinya kemudian mengutarakan, bahwa pihak Rumah Sakit sudah menjelaskan bahwa penolakan tersebut terjadi karena mematuhi arahan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Hal itulah yang kemudian menjadi dasar dari pihak Rumah Sakit yang hanya bisa menerima pasien dengan kategori gawat darurat.

Terbentur Izin

Terpisah, pihak manajemen Rumah Sakit Karang Tengah Medika yang diwakili direkturnya, dr. Hendrik Sulo, M.Kes, Sp.Rad, membenarkan bahwa pihak Rumah Sakit saat ini tidak bisa menerima atau melayani pasien, selain pasien dengan kondisi darurat.

“Kami merujuk pada surat yang diterbitkan PTSP Kota Tangerang dengan nomor 440 2060-Yankes IV/2022 tertanggal 4 April 2022 terkait perihal perizinan rumah sakit,” rinci Hendrik saat dikonfirmasi oleh awak media.

Diketahui, operasional Rumah Sakit Karang Tengah Medika harus terhenti karena adanya surat edaran dengan menggunakan kepala surat Dinas Kesehatan Kota Tangerang dengan nomor 440/9381-Yankes/XII/2022 bertanggal 20 desember 2022.

Baca Juga:

Dinkes Kota Tangerang: RS KTM Tetap Bisa Berikan Yankes Seperti Biasa

Padahal, lanjut Hendrik, pihak RSKTM sudah pro aktif mengurus perizinan yang dibutuhkan, dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang sendiri telah melakukan visitasi sebanyak 3 kali. Hendrik juga mengklaim, jika kelengkapan administrasi lainnya sudah diproses.

Harry, Ketua RT. 001/015, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, saat diwawancarai, Kamis sore (22/12/2022). Foto: DMS

Imbauan Presiden Soal Isu Kesehatan

Presiden Joko Widodo sendiri saat bertindak sebagai tuan rumah di pertemuan G20 turut menyoroti tentang isu kesehatan global, di mana darurat kesehatan dapat muncul kapan saja. Dirinya meminta, agar kali ini dunia harus lebih siap dan waspada.

Jokowi juga memaparkan sejumlah langkah nyata yang dapat ditempuh untuk meningkatkan kapasitas kesehatan global, mulai dari penguatan infrastruktur kesehatan hingga peningkatan kesetaraan kapasitas kesehatan.

Berkaca dari imbauan Presiden Joko Widodo tersebut, Hendrik kemudian mempertanyakan, bagaimana mungkin penyelenggara kesehatan menghambat perizinan terhadap operasional Rumah Sakit Karang Tengah ini.

“Ini jelas bertentangan dengan semangat Presiden. Dan, ini menghambat pelayanan Rumah Sakit terhadap warganya,” tegas dr. Hendrik.

WartaIndo dan tim redaksi telah mencoba mengkonfirmasi terkait pemberitaan ini ke pihak PTSP – Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Namun hingga ┬áberita ini diturunkan pada pukul 20.30 Wib, pihak PTSP – Dinas Kesehatan Kota Tangerang belum berhasil dihubungi redaksi untuk memberikan keterangan, hal ini karena jam operasional pelayanan yang telah selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *