Alex Efendi, S.H., M.H. : Surya Pancanaka Yapass Siap Perangi Narkoba

Bandung wartaindo Alex Efendi, S.H., M.H. : Dewan Pendiri  sekaligus Ketua Dewan Penasihat DPP Surya Pancanaka Yapass (SPY)  Dimana Yayasan Surya Pancanaka Yapass (SPY) sebagai mitra Badan Narkotika Nasional (BPN) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) peduli pada Indonesia darurat narkoba dan siap memerangi narkoba dalam bidang pencegahan, pendampingan dan rehabilitasi para korban pecandu narkoba.

“Dalam memeranggi narkoba, perlu peran dari aparat penegak hukum dan juga keterlibatan serta peran aktif masyarakat. Upaya menekan peredaran narkoba tersebut, tidak hanya dalam pencegahan, pemberantasan para bandar dan pengedarnya, akan tetapi juga sangat diperlukan rehabilitasi para korban pecandu narkoba,” tutur Alex Efendi, S.H., M.H Dewan Pendiri sekaligus Ketua Dewan Penasehat DPP Surya Pancanaka Yapass pada wawancara singkat saya dengan beliau di kantornya di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Jl. Pahlawan No. 14 Semarang siang hari 22 September 2021.

Setelah terlebih dahulu menghubungi beliau melalui Whatsapp untuk meminta kesediannya diwawancara, saya segera meluncur ke kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dimana beliau bertugas. Sosoknya sangat ramah dan santun namun penuh wibawa. Dan kamipun ngobrol di cafe kecil yang terletak di lantai dasar kantor itu.
Pada tanggal 17 Agustus 2020 Yayasan Surya Pancanaka Yapass (SPY) dibentuk. Adapun yayasan ini adalah merupakan gabungan dari 2 buah yayasan yaitu dari Yayasan Surya Pancanaka Jaya dengan Yayasan Paradis Satu Semangat (YAPASS).

Yayasan Surya Pancanaka Yapass (SPY) telah memiliki Rumah Rehabilitasi “Arjuna Surya Pancanaka Yapass”, yang lokasinya berada di Perumahan Sinar Waluyo Jl. Sinar Asri lll No. 720 Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Pedurungan Semarang. Alex Efendi, S.H., M.H., berharap semoga dengan adanya Rumah Rehabilitasi tersebut dapat membawa manfaat positif untuk masyarakat, terutama membantu merehabilitasi para korban pemakai narkoba agar putus obat dan pulih, serta diterima kembali oleh masyarakat sebagai insan yang berdaya guna.

Selain itu Yayasan Surya Pancanaka Yapass (SPY) juga memiliki Rumah Damping “Bima Surya Pancanaka Yapass”. Pula ada LKBH “Yudistira Surya Pancanaka Yapass”. Dan untuk selanjutnya merencanakan pendirian koperasi “Nakula Sadewa Surya Pancanaka Yapass”.

Selanjutnya beliau mengatakan, “Surya Pancanaka Yapass (SPY) sebagai mitra dari pemerintah (Kemensos cq Dinsos) dengan para lembaga penegak hukum (Polri, Jaksa, dan BNN), kiprah Surya Pancanaka Yapass (SPY) selama ini adalah meliputi : pencegahan (P4GN, penyuluhan), pendampingan terhadap para korban pecandu narkoba supaya dapat dilakukan rehabilitasi, dan menyelenggarakan rehabilitasi terhadap para korban narkoba. Ini adalah agenda kegiatan secara umum. Disamping itu Yayasan Surya Pancanaka Yapass (SPY) juga mengadakan kegiatan-kegiatan lainnya seperti mengadakan training of trainer (TOT), dan juga kegiatan-kegiatan sosial lainnya. Diharapkan dengan adanya kegiatan TOT ini rehabilitasi “Arjuna Surya Pancanaka Yapass” akan bergerak dengan profesional dan mengutamakan kajian-kajian teknis yang perlu diterapkan di lapangan sehingga butuh perhatian khusus.”

Yang menjadi motivasi Bapak Alex Efendi, S.H., M.H dengan adanya Yayasan Surya Pancanaka Yapass ini adalah untuk menyelamatkan generasi anak bangsa dimana kondisi negara saat ini dalam darurat narkoba. Dan motivasi tersebut dilandasi dengan adanya niat, ikhlas, meluangkan waktu, sabar dan berkemampuan. Sehingga walaupun beliau sangat sibuk selain di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah juga masih mengajar sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Semarang (USM) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES) juga masih sempat membina kelompok seni, dan masih banyak kegiatan lainnya; beliau juga berperan aktif di yayasan ini. “Saya memiliki harapan ingin berbuat baik sebanyak-banyaknya pada setiap orang,” ujar beliau yang menekuni olah raga bela diri, berkuda, dan menembak.

Visi kedepan yang ingin diraih Bapak Alex Efendi, S.H., M.H adalah ingin berperan aktif untuk membantu pemerintah menyelamatkan generasi bangsa dari narkoba. Siapa lagi kalau bukan kita dan kapan lagi kalau bukan sekarang. Let’s say no to drugs for save the generation of the nation, just do the best.

Setelah menikmati minuman teh manis panas dan beberapa camilan yang tersedia di cafe di lantai dasar gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, kamipun mengakhiri percakapan. Dan saya meninggalkan gedung tersebut untuk kembali ke kantor. Semoga apa yang saya tulis ini bermanfaat dan dapat menginspirasi bagi pembaca. (SUCI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *