Diinspirasi oleh artikel: Prof Yudhie Haryono di media telusur.com
Oleh: Anang Fahmi
Bait Pertama
Luka Kemiskinan
Wartaindo Jakarta Negeri kaya namun rakyat papa
Dua pertiga hidup tak berdaya
Oligarki merampas tanpa rasa
Konstitusi palsu jadi penyebab nestapa
Bait Kedua
Kutukan Sumber Daya
Emas nikel batu bara terkubur raya
Konsesi murah untuk segelintir saja
Pemimpin terkutuk mental tak jaya
Resource curse menjadi kutukan belaka
Bait Ketiga
Cacat Presidensial
Sistem hibrida diganti tanpa harga
Presidensial murni cacat bawaan nyata
Individual teritorial suku dan agama
Kepentingan pribadi mengalahkan negara
Bait Keempat
IUP dan Kemiskinan
Ratusan izin tambang tumbuh di mana-mana
Warga sekitar miskin elite kaya-raya
APBN tak terisi kantong oligarki merana
Wilayah pertambangan jadi sarang nestapa
Bait Kelima
Rindu Gotong Royong
Holopis Kuntul Baris gotong royong mulia
Saiyeg Saeka Praya seiya sekata
Pembantingan tulang keringat bersama
Kebahagiaan rakyat tujuan utama
Bait Keenam
MPR Yang Terkebiri
MPR dulu komisaris berwibawa
Mengangkat berhenti presiden kuasa
GBHN pedoman bukan janji belaka
Kini dikebiri jadi lembaga biasa
Bait Ketujuh
Demokrasi Kapital
Elektabilitas ukuran popularitas saja
Modal besar menentukan kemenangan nyata
Perang gagasan hilang tanpa makna
Degeneratif kepemimpinan tiba
Bait Kedelapan
Seruan Perlawanan
Bangun jiwa rakyat dari tidur lelap
Lawan oligarki dengan persatuan tegap
Kembali ke konstitusi asli yang tetap
Gotong royong jalan keluar yang paling mantap
Penulis Dosen UIN Saizu Purwokerto