GURINDAM 8: Abad Keserakahan dan Jalan Perlawanan

Diinspirasi oleh artikel: Prof Yudhie Haryono di media telusur.com
Oleh: Anang Fahmi

Bait Pertama
Luka Kemiskinan

Wartaindo Jakarta Negeri kaya namun rakyat papa
Dua pertiga hidup tak berdaya
Oligarki merampas tanpa rasa
Konstitusi palsu jadi penyebab nestapa

Bait Kedua
Kutukan Sumber Daya

Emas nikel batu bara terkubur raya
Konsesi murah untuk segelintir saja
Pemimpin terkutuk mental tak jaya
Resource curse menjadi kutukan belaka

Bait Ketiga
Cacat Presidensial

Sistem hibrida diganti tanpa harga
Presidensial murni cacat bawaan nyata
Individual teritorial suku dan agama
Kepentingan pribadi mengalahkan negara

Bait Keempat
IUP dan Kemiskinan

Ratusan izin tambang tumbuh di mana-mana
Warga sekitar miskin elite kaya-raya
APBN tak terisi kantong oligarki merana
Wilayah pertambangan jadi sarang nestapa

Bait Kelima
Rindu Gotong Royong

Holopis Kuntul Baris gotong royong mulia
Saiyeg Saeka Praya seiya sekata
Pembantingan tulang keringat bersama
Kebahagiaan rakyat tujuan utama

Bait Keenam
MPR Yang Terkebiri

MPR dulu komisaris berwibawa
Mengangkat berhenti presiden kuasa
GBHN pedoman bukan janji belaka
Kini dikebiri jadi lembaga biasa

Bait Ketujuh
Demokrasi Kapital

Elektabilitas ukuran popularitas saja
Modal besar menentukan kemenangan nyata
Perang gagasan hilang tanpa makna
Degeneratif kepemimpinan tiba

Bait Kedelapan
Seruan Perlawanan

Bangun jiwa rakyat dari tidur lelap
Lawan oligarki dengan persatuan tegap
Kembali ke konstitusi asli yang tetap
Gotong royong jalan keluar yang paling mantap

Penulis Dosen UIN Saizu Purwokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *