HUT ke-60 PGIW Jakarta Sekda DKI Jakarta : Warga Jakarta Tidak Mengalami Kesulitan Beribadah dan Bergereja

Wartaindo Jakarta Puncak perayaan HUT ke-60 PGIW digelar di The Sanctuary Auditorium,Menara Kuningan, Jakarta Selatan, (21/6). Dihadiri oleh lebih dari 1500 jemaat, ibadah berlangsung dengan sukacita dan hikmat. Dengan tema yang diusung : Bersama Mensyukuri dan Menghadirkan Kebaikan Allah bagi Semua, jemaat diajak turut serta menjadi bagian dari kebaikan Tuhan di tengah masyarakat.

Sebelum ibadah dimulai, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali, Lc., M.Ag, mewakili Gubernur DKI Jakarta mengucapkan selamat kepada seluruh jemaat Kristen untuk perayaan HUT PGIW Jakarta. Dalam sambutannya Sekda mengapresiasi kehadirian jemaat sebagai representasikan seluruh masyarakat PGIW Jakarta. Ia berharap agar umat Kristen dapat tetap menjaga kerukunan di Masyarakat.

“Kerukunan menjadi salah satu prioritas Gubernur DKI Jakarta. Karena di tengah kondisi dunia yang berkecambuk, kami merasa di tempat ini, Jakarta, ada kasih karunia Tuhan. Saya berharap masyarakat Kristen di DKI Jakarta dapat menyebarakan situasi baik ini kemana pun. Harmoniasi dan tolerasi adalah identitas warga DKI Jakarta dan Indonesia.”

Menurutnya, dengan keberadaan lebih dari 1000 gereja di DKI Jakarta, umat Kristen tidak mengalami kesulitan untuk beribadah dan bergereja. “Kalau ada yang merasa kesulitan beribadah di Jakarta, pasti tidak mungkin. Yang terpenting dari ini semua, yang mesti kita jaga adalah kerukunan dan suasana yang harmonis diantara sesama pemeluk agama lain.”

Ketua Umum PGIW DKI Jakarta Pdt. Arliyanus Larosa mengatakan bahwa PGIW DKI Jakarta memasuki satu titik sejarah yang bukan hanya sekedar penanda usia melainkan menegaskan kasih Tuhan yang tak bersyarat dan kesetiannya tidak pernah lekang waktu. Dalam usia cukup banyak ini, kita menegaskan kesadaran dan komitmen bahwa kesadaran keesaan harus lebih banyak dilakukan dalam aksi, melalui kerjasama antar gereja anggota, baik berbagi roti secara internal maupun berbagi roti kepada dunia.

“Mari, dalam usia 60 tahun, kita menjaga agar PGIW DKI Jakarta dan gereja-gereja anggotanya menjadi alat Tuhan untuk menghadirkan kebaikan Allah melalui aksi-aksi merawat bumi dan berbagi dengan sesama dan realitas merespon situasi politik,” ujanya.

Senada dengan Ketuan Umum PGIW Jakarta, Sekretaris Umum PGI Wilayah DKI Jakarta disela acara kepada media menegaskan hari ini adalah perayaan puncak HUT ke-62 PGI Wilayah DKI dan dihadiri kurang lebih 1200 orang berasal dari anggota gereja PGIW DKI Jakarta. “Kita sudah melakukan banyak rangkaian acara. Hari ini acara puncak HUT ke-60 PGIW DKI Jakarta. Secara khusus acara ini sesuai tema, menyebarkan kebaikan untuk semua orang,” pungkasnya.

Pdt. Prof. Binsar Pakpahan, M.Th dalam kotbahnya menyampaikan bahwa Indonesia saat ini mengalami krisis kepemimpinan. Dunia juga mengalami krisis kepemimpinan, karena semua negara membatasi warga datang ke negaranya, menolak yang tidak satu warna kulit.

“Saat ini negara mengalami krisis kepemimpinan. Kepemimpinan yang ada saat ini hanya untuk kepentingan kelompok nya sendiri. Olah sebab itu, saat ini kita sangat membutuhkan pemimpin atau gembala yang baik. Gembala yang bisa menjadi penjaga, pengayoman dan memberikan rasa aman. Ini teladan yang seperti Tuhan Yesus. Kita perlu gembala baik yang dapat menyatukan kita. Yesus adalah gembala yang baik. PGIW DKI Jakarta dalam pelayanan sadarilah kebaikan Allah bagi semua,” pesan Ketua STFT Jakarta ini.

Untuk memeriahkan perayaan HUT PGIW ke-60, turut memeriahkan Once Mekel membawakan dua lagu “Goodness of God dan Allah Sumber Kuatku”, Kezia Kaithlyn, Wirahup Dabce GIA Cingkareng dan Paduan Suara Massal.

Dalam rangkaian HUT PGIW Jakarta kelakukan juga berbagai kegiatan antara lain Aksi Bersih Bantaran Sungai, Jakarta Timur dan Jakarta Barat, Seminar Pelayanan Gen-Z, Aksi Donor Darah, lomba Tenis Meja dan kegiatan lainnya.

Reporter Grollus D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *