PGPI DKI Jakarta Gelar To Be One Togetherness dan Ucapan Syukur HUT Ke 47 Tahun

Wartaindo Cisarua Bogor Di mana ada kesatuan hati dan rukun disanalah Tuhan memerintahkan berkat, tentu suasuana ini layak disematkan pada Persekutuan Gereja Gereja Pantekosta di Indonesia (PGPI) Pengurus Daerah khusus Jakarta (DKI) yang menggelar acara kebersamaan ataupun persekutuan  bagi anggota gereja yang mendapatkan bantuan dana operasional tempat ibadah (BOTI) yang digelar Senin 28 September 2026 di Hotel Seruni Cisarua Bogor.

To Be One Togetherness IV tema yang diangkat dalam acara tersebut diawali dengan ibadah yang disampaikan Pdt. Dr. Jason Balompapueng Ketua PGPI DKI yang sekaligus Ketua Umum PGPI Pusat. Kotbah yang didasari dari Lukas 1 ayat 37 yang berbunyi sebab bagi anak-anak Allah tidak ada yang mustahil.

Firman Tuhan ini lanjut Jason bahwa lewat ayat ini ingin mengatakan bagi Allah tidak ada yang tidak bisa,  untuk itu Jason mengajak semua anggota PGPI agar tetap berjalan dalam pemahaman iman kepada Allah yang tidak mustahil itu.

Gelar acara  To Be One Togetherness IV yang dihadiri 646 peserta ini sekaligus merayakan ulang tahun PGPI yang ke 47 tahun. Jika gereja aras Pantekosta ini bisa memasuki usinya yang ke 47 diakui Jason merupakan sebuah perjalanan panjang. Di mana para pendahulu atau pempimpin-pemimpin  yang membangun PGPI, memperjuangkannya melalui doa dan tetesan airmata.

Maka dari apa yang sudah diteladankan para pemimpin-pemimpin PGPI ketika itu, Jason mengajak agar semua anggota PGPI terus berdoa bahkan berpuasa sungguh sungguh, sehingga semakin menjadi berkat bagi jemaat dan bangsa.

Sikap itu dilakukan  karena kita sadar bahwa Allah sebagai sumber pertolongan tidak akan pernah berubah dan kita yakin bahwa Allah juga mampu melakukan hal-hal yang tidak mustahil. Terkait bagaimana Allah yang selalu menepati janjinya itu  sudah  dicontohkan dari tokoh-tokoh Alkitab, seperti Abraham yang tetap percaya sekalipun usianya sudah tua dan Allah tetap memenuhi janjinya itu, demikian juga dengan kisah Yusuf yang juga dipenuhi janjinya di mana Tuhan memperlihatkan janjinya melalui mimpi-mimpinya.

“Tuhan selalu menepati janji-janjinya, untuk itu saya mengajak gereja terutama aliran pentakosta jangan takut berharap yang besar dan jangan pula takut bermimpi yang besar”, tandas Jason Balompapueng serius.

To Be One Togetherness dihadiri 26 sinode gereja yang bergabung di PGPI. Sedangkan acara tahun ini merupakan acara yang pesertanya paling banyak. Untuk menyukseskan acara kali ini PGPI mensubsidi biaya cukup signifikan. Kebijakan itu dilakukan  semata untuk mendukung agar persekutuan para gembala dan silaturahmi antar sesama anggota PGPI se- DKI Jakarta berjalan lancar, terang Paulus Pujianto Ketua panitia yang kesehariannya menggembalakan jemaat GBI Jakarta Pusat.

Perayaan HUT Ke-47 Tahun PGI dan acara To Be One Togetheneess selain dihadiri pimpinan sinode gereja anggota PGPI yang ada di DKI hadir Dr. Jeane Marrie Tulung Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI dan Pembimas Kristen DKI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *