Oleh; Yudhie Haryono | CEO Nusantara Centre Wartaindo Jakarta Apa yang diwariskan ekonom neoliberalis? Utang. Apa yang mereka ajarkan? Utang. Apa tradisi yang dibanggakan? Menumpuk utang. Apa kehebatan yang mereka…
Oleh : Yudhie Haryono (Presidium Forum Negarawan) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Tidak ada negara pancasila tanpa gotong-royong. Tidak ada kita tanpa kolaborasi. Gotong-royong, kolaborasi dan kerjasama…
Oleh; Yudhie Haryono (Presidium Forum Negarawan) Agus Rizal (Ekonom Univ MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Krisis ekonomi itu buatan. Karenanya itu pasti berulang. Tetapi, itu juga menandakan betapa rapuhnya fondasi perekonomian…
Oleh : Yudhie Haryono (Presidium Forum Negarawan) Agus Rizal (Ekonom Univ MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Mari lebih serius memikirkan negara: mensentosakan warganya. Kali ini soal investasi yang sangat kritis. Mengapa…
Oleh ; Yudhie Haryono | CEO Nusantara Centre Wartaindo Jakarta Merasakan jeda. Tetapi jeda ini terlalu panjang. Terlebih, rintik hujan tak henti-henti. Kami terjebak limbo di Bandara Kualanamu, Medan. Aku…
Oleh : Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Apa yang tidak hadir dalam kebijakan ekonomi lampau dan hari ini? Salah satunya adalah kebijakan…
Oleh : Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Kebijakan moneter merupakan salah satu tulang punggung dari stabilitas ekonomi nasional. Di dalam Rancangan Undang-Undang…
Oleh : Yudhie Haryono | Rektor Universitas Nusantara Wartaindo Jakarta Lemuria, Atlantik, Nusantara, Indonesia dan Pancasila (5 hal) kini terus tumbuh jadi narasi dan kisah sunyi. Menelaah mereka seperti menapaki…
Oleh : Yudhie Haryono (Presidium Forum Negarawan) Agus Rizal (Ekonom Univ MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Jenderal Soedirman (1945) suatu kali berkata, “kebebasan (termasuk ekonomi) berarti bebas melakukan semua kebaikan. Bukan…
Oleh : Yudhie Haryono (Ekonom Pancasila) Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin) Wartaindo Jakarta Kami berdua “ngungun.” Dengan tumpukan data dan hal-hal yang tak masuk akal, akhirnya berkesimpulan bahwa ekonomi…