WartaIndo.Id, Jakarta- Badan Pengurus Pusat Gereja Bethel Indonesia (BPP-GBI) menerima kunjungan Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) pada Jumat siang (10/2) bertempat di Graha Bethel, Jakarta Pusat.
Kunjungan diterima langsung oleh Ketua BPP-GBI Pdt. Dr. Rubin Adi, M.Th, beserta sejumlah pejabat teras BPP-GBI.
Dalam kesempatan itu Pdt. Rubin Adi menjelaskan kepada awak media tentang sejumlah program GBI yang telah dinakhodainya sejak tahun 2019 lalu.
Dijelaskan Pdt. Rubin, masa awal kepemimpinannya menjadi tantangan tersendiri karena harus dihadapkan dengan pandemi covid-19.
Di tengah amukan covid-19, yang menjadi prioritasnya ketika itu adalah mendistribusikan Alat Pelindung Diri ke sejumlah gereja lokal GBI di segala penjuru nusantara, guna mendukung pemerintah dalam mencegah laju penyebaran virus yg mematikan tersebut.
Namun, lanjut Pdt. Rubin, di tengah kesulitan yang terjadi Tuhan justru memperkenankan GBI untuk terus bertumbuh. Salah satunya dengan merambah pelayanan mereka ke Benua Afrika.
“Puji Tuhan walau di tengah pandemi covid-19 Tuhan justru mengizinkan GBI untuk merintis pelayanan di Benua Afrika,” tutur Pdt. Rubin Adi.
Lebih jauh dikatakannya saat ini GBI sudah menerjemahkan tata gerejanya ke dalam bahasa Inggris dan hadir di 27 negara lintas benua. Khusus di Benua Afrika, lanjutnya, GBI sudah memulai pelayanan mereka di Senegal, sebuah negara di kawasan pantai barat Afrika dengan mayoritas penutur bahasa Perancis.
Selain Senegal, Republik Federal Nigeria juga tengah dijajaki oleh GBI untuk dilakukan rintisan pelayanan.
“Sejauh ini GBI telah hadir di hampir semua Benua, kecuali Afrika. Selain Senegal,kami juga sedang menjajaki untuk memulai perintisan gereja di Nigeria,” terangnya lagi.
Nantinya, gereja-gereja rintisan di kawasan Afrika yang dinaungi GBI akan menggunakan nama “Eglise Bethel International” atau “International Bethel Church”.
Kehadiran GBI di Afrika sendiri merupakan buah dari program Church Planting atau perintisan gereja.
RP