Musprov VII KADIN Kalteng Tegaskan Komitmen Perkuat Hilirisasi dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Wartaindo Palangka Raya – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) VII di Batang Garing Ballroom, Hotel Best Western Palangka Raya, Jumat (10/7/2026). Forum lima tahunan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan KADIN untuk periode berikutnya.

Mengangkat tema “Sinergi Dunia Usaha untuk Mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera (Produktif, Berkelanjutan, Berdaya Saing)”, Musprov diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi Kalimantan Tengah.

Ketua KADIN Kalimantan Tengah, H. Rahmat Nasution Hamka, menjelaskan bahwa Musprov merupakan amanat organisasi yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali untuk mengevaluasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru.

“Hingga saat ini baru ada satu kandidat yang diusulkan oleh KADIN kabupaten dan kota. Mereka menginginkan kepemimpinan ini dapat kembali dilanjutkan,” ujar Hamka kepada awak media.

Ia menambahkan, usai jeda Salat Jumat, rangkaian sidang Musprov kembali dilanjutkan dengan agenda pengambilan keputusan. Apabila seluruh tahapan selesai, pelantikan kepengurusan dijadwalkan berlangsung pada malam hari oleh Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

Menanggapi kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Hamka menilai langkah tersebut merupakan strategi untuk memfokuskan anggaran pada program-program yang benar-benar menjadi prioritas pembangunan.

“Efisiensi merupakan hal yang wajar selama diarahkan untuk mendukung program prioritas pemerintah,” katanya.
Hamka juga menilai Kalimantan Tengah memiliki peluang besar menjadi kawasan industri baru. Menurutnya, potensi sumber daya alam yang melimpah harus didorong melalui pengembangan industri pengolahan agar menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi bagi daerah.

Musprov VII KADIN Kalteng dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, yang hadir mewakili Gubernur Agustiar Sabran. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, di antaranya perwakilan Kodam XII/Tanjungpura, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, serta Badan Intelijen Daerah (Binda) Kalimantan Tengah.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Wakil Gubernur, pemerintah menegaskan bahwa KADIN memiliki posisi strategis sebagai mitra pembangunan dalam memperkuat sektor ekonomi dan investasi di Kalimantan Tengah.
Melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), Pemerintah Provinsi juga memberikan dukungan berupa akses permodalan bagi masyarakat yang ingin membangun usaha baru. Karena itu, pemerintah berharap KADIN dapat mengambil peran aktif dalam memperluas jaringan perdagangan dan investasi.

Salah satu harapan pemerintah adalah optimalisasi pelabuhan-pelabuhan yang telah tersedia, seperti Pelabuhan Batanjung di Kabupaten Kapuas maupun Pelabuhan Bahaur, sehingga mampu membuka jalur distribusi barang dan meningkatkan aktivitas ekonomi daerah.

Selain itu, Edy Pratowo menegaskan pentingnya percepatan hilirisasi industri di Kalimantan Tengah. Menurutnya, KADIN dapat menjadi penghubung antara pemerintah dan pelaku usaha untuk mendorong pengolahan hasil perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi berbagai produk bernilai tambah.

“Kita tidak hanya ingin menghasilkan CPO, tetapi juga produk turunannya seperti sabun, cokelat, permen, dan berbagai produk industri lainnya. Dengan begitu, nilai ekonomi yang dinikmati daerah akan semakin besar,” tegas Edy.

Musprov VII KADIN Kalteng diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu memperkuat sinergi dunia usaha, memperluas investasi, serta mendukung percepatan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Kalimantan Tengah.

Reporter : Sarah Margaretha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *