Wartaindo.id Jakarta, – Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2024 yang berlangsung dari 29-31 Januari 2024 di El Royale Hotel, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dengan tema “Kita Berbeda beda tetapi Satu,” Rakernas PGPI ini diambil dari Kitab Yohanes 17:21 yang mengajak untuk menyatukan perbedaan dalam kesatuan.
Setelah ibadah dan sambutan-sambutan singkat dari para tamu kehormatan dan perwakilan pimpinan, pembukaan Rakernas PGPI dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Direktorat Bimas Kristen, Dr. Jeane Marie Tulung yang didampingi staff dari Direktorat Jenderal Bimas Kristen Kementerian Agama RI.
Rakernas PGPI 2024 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan antar-gereja, mengingatkan bahwa keberagaman adalah bagian dari kekayaan bangsa, demikian harapan dari ratusan peserta dari perwakilan sinode-sinode gereja yang menjadi anggota PGPI. Perwakilan itu datang dari penjuru wilayah Indonesia. Ada pula salah satu peserta orang Indonesia yang khusus datang dari Amerika Serikat mewakili Sinode gerejanya.
Tema dari Kitab Yohanes 17:21 menjadi landasan kuat bagi Rakernas ini. PGPI ingin menekankan pentingnya menyatukan perbedaan, tidak hanya di dalam gereja-gereja mereka, tetapi juga sebagai kontribusi dalam mewujudkan persatuan di tingkat nasional.
Membangun moralitas dan kepemimpinan yang baik di masyarakat harus dilandasi dengan semangat persatuan dan kesatuan di antara umat.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Pdt. Hano Palit mengungkapkan jumlah yang hadir kegiatan sebanyak 296 pendeta. Ini salah satu rekor luar biasa karena lebih banyak dari peserta Mubes. Masih ada yang menyusul esok hari.
“Harapan kami panitia, biarlah terlaksana Rakernas ini dengan baik-baik untuk mengevaluasi program kerja yang telah ada dan kemudian merancang program kerja untuk 2024-2028,” tuturnya.
Sementara Dirjen Bimas Kristen Dr. Jeane Marie Tulung mewakili Menteri Agama RI menyampaikan melalui kegiatan ini, kiranya meningkatkan potensi lembaga keumatan Kristen dalam memajukan bangsa.
“Rakernas ini penting sebagai sarana untuk membahas program kerja yang berkelanjutan. Saya harap Rakernas dilaksanakan optimal untuk bisa berdampak bukan hanya internal organisasi tetapi eksternal untuk bangsa dan negara,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Dirjen juga menyampaikan terima kasih untuk PGPI yang telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam hal ini Dirjen Bimas Kristen.
“Saya mengajak terus, tidak henti-hentinya pembawa perubahan dan damai, menjadi pelopor moderasi beragama. Membawa program sesuai kebutuhan umat. Saya juga berpesan buat elemen khusus di PGPI untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal,” ujarnya penuh harap.
Rakernas PGPI 2025 akan melibatkan diskusi mendalam, penyusunan program-program aksi, dan peningkatan sinergi antar-gereja. Harapannya, melalui kesatuan ini, PGPI dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan nilai-nilai keagamaan dan kesejahteraan di Indonesia.