Wartaindo Jakarta Perayaan natal nasional Christian Ministry Church (CMC) berlangsung di Auditorium Hananeel Cinta Tubagus Angke Jakarta Barat dengan tema Yesus datang memberi hidup dan kelimpahan Jumat 12 Desember 2025.
Rev. Gunadi Gunawan Ketua umum sinode CMC dalam kotbah natalnya mengingatkan bahwa sudah seharusnya orang mencari kelimpahan sorga, bukan mencari kelimpahan dunia. Terkait dengan kelimpahan dunia Rev Gunadi mengajukan pertayaan kepada jemaat yang hadir, apa sebenarnya yang ditakutkan manusia.
Ada dua kata Gunadi yang rajin menggelar berbagai seminar pengajaran ini, pertama takut kehilangan uang buktinya banyak orang berupaya keras mencari uang, bahkan sampai mati-matian agar mendapatkan uang tersebut. Akibatnya muncul keserakahan. Lalu karena takut kehilangan muraaranya sikap tamak.
Kemudian yang kedua takut kehilangan nyawa, banyak orang seperti Elon Musk dengan merawat tubuh dengan mengkomsumsi obat anti penuaan dan lagi banyak orang berani mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hanya untuk menjaga agar tetap bugar dan sehat dan bertahan dari kematiaan.
Namun apa yang terjadi, sekalipun memiliki nama besar seperti artis top Amerika yang dipenuhi sorotan media dan ketenaranpun akhirnya bunuh diri, demikian pula kisah seorang bisnisman Adolf Merckel bunuh diri juga dengan menabrakan tubuhnya pada kereta api, lantaran kerugian yang dialaminya dalam bisnisnya.
Masih banyak lagi contoh bagaimana orang dengan mencari dunia mengalami hidup tragis, tentu ini seperti apa yang dituliskan dalam pengkotbah bahwa semua itu kesiaa-siaan, segala sesuatu adalah sia-sia, kata Rev. Gunadi Gunawan mengingatkan.
Pun demikian apa yang tertera dalam kita Markus 8 ayat 36 yang mengatakan apa gunanya seorang memperoleh dunia tetapi kehilangan nyawanya.
Makanya Tuhan mengingatkan kita jika percaya Yesus harus melakukan perintahnya dalam amanat agungnya agar memberitakan injil ke seluruh ujung bumi. Nasihat Tuhan dalam kitab Markus mengatakan siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Gelar Budaya
Rev Gunadi Gunawan menegaskan bahwa jika seseorang mengasihi Tuhan ia akan menuruti firman dan bapa akan mengasihinya. Dan barangsiapa melakukan dengan setia di dalam Tuhan akan mendapatkan penyertaan seperti Pdt. Nico Nyoto Raharjo, Yacub Nahuway, Alex Abraham, Rubin Adi, dan Steven Tong.
Bahwa pelayanan mereka berbuah lebat hingga ada ribuan jemaat yang berhimpun dan berkembang dalam pelayanannya. Padahal waktu mereka mengawali dalam sebuah pelayanan memberitakan injil hanya beberapa orang saja, tetapi sekarang lihatlah ribuan berhasil digembalakannya.
“Sudah seharusnya bagi kita yang sudah diselamatkan mendapat tugas untuk memelihara dan mengembangkan harta milikNya agar kelimpahan sorga terwujud’, tandasnya serius.
Perayaan natal nasional sinode CMC tahun ini sangat berbeda, selain kehadiran tamu-tamu undangan seperti Pdt Ruddy Nainggolan wakil ketua umum PGPIP, Pdt. Robby Tanggala mewakil Pdt. Ir Nico Nyotorahardjo, Ketua CMC Women, Ketua ketua DPD CMC Banten, Bekasi dan Banten.
Menarik adanya pentas budaya dengan sajian tarian daerah dengan tarian kreasi baru, menampilkan beberapa tarian daerah baik dari Papua, Batak, Jawa, Sunda dan Betawi. Para penari ini berasal dari anak-anak sekolah tinggi teologia Elezabet Jakarta.
Selain itu juga sebuah suguhan drama yang mengambil kisah dalam kehidupaan sehari-hari yang di perankan anak-anak muda jemaat CMC Pluit Jakarta Utara.
Perayaan natal nasional CMC 2025 berlangsung meriah