Wartaindo Palangkaraya Pengurus Daerah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) Kalimantan Tengah melakukan audiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, S.IK, M.Si, Rabu (2/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, Kapolda Kalteng didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalteng diantaranya Karolog Kombes Pol. Elijas Hendrajana., S.I.K, S.H., M.Si, Dir Sabhara: Kombes Pol. Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K M.M, Dir Intel: Kombes Pol. Ardyansyah, S.I.K., M.Si., Kabid Humas : Kombes Pol Budi Rachmat, S.I.K., M.Si, Mewakili Dirbinmas Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Kalteng Akbp Dr. G.Herundo Martho, M.SI.
Menerima langsung rombongan Pewarna Indonesia PD Kalteng yang dipimpin Ketua Frida Magdalena..Adapun dari Pewarna Indonesia Departemen OKK PP Pewarna Indonesia Endharmoko S.Sos, Ketua PD Pewarna Kalteng Frida Magdalena, Sekretaris Darity Hildan, Wakil Sektretaris Maria Fiona, Bidang Kerohanian dan Pelmas, Ruth Sulisningrum, Anggota Pewarna Kalteng Ruth Dewi dan Frandyanson, S.T.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan insan pers, khususnya dalam mendukung program Polri Untuk Masyarakat, sekaligus menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu atau hoaks yang semakin marak di media sosial.
Ketua Pewarna Indonesia PD Kalteng, Frida Magdalena, menyampaikan harapan agar Pewarna Indonesia dapat membangun kolaborasi yang konstruktif bersama Polda Kalteng dalam mendukung terwujudnya Polri yang semakin dekat dan hadir di tengah masyarakat.
Menurut Frida, media memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus membantu menciptakan ruang informasi yang sehat.
Sementara itu, Sekretaris Pewarna Kalteng, Darity Hildan, menjelaskan berbagai kegiatan yang selama ini dilakukan Pewarna Indonesia, termasuk pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan secara rutin.
Pelatihan tersebut, kata Darity, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas para jurnalis, sehingga mampu menghasilkan pemberitaan yang profesional, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam audiensi tersebut, anggota Pewarna Kalteng Ruth Dewi turut menyampaikan perhatian terhadap persoalan kenakalan remaja, khususnya aksi balapan liar di jalan raya.
Ia menyoroti pentingnya peran kepolisian tidak hanya dalam melakukan penindakan, tetapi juga dalam membangun edukasi kepada orang tua agar pengawasan terhadap anak dan generasi muda dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Bagaimana peran Polda dalam mengedukasi orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap generasi muda di Kalteng,” menjadi salah satu hal yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
Sementara anggota Pewarna Kalteng lainnya, Frandyanshon, menyoroti pentingnya kerja sama yang efektif antara kepolisian dan media dalam menangkal berita bohong yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolda: Media Harus Beritakan Fakta dan Kebenaran
Menanggapi berbagai hal yang disampaikan Pewarna Indonesia, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan pentingnya peran media dalam menyajikan pemberitaan berdasarkan fakta dan kebenaran.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membendung informasi yang tidak benar yang beredar luas melalui media sosial.
“Publikasi kegiatan Polda menjadi informasi di masyarakat menjadi penting untuk diketahui,” ungkap Kapolda.
Ia mengatakan, saat ini banyak informasi yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Kondisi tersebut menurutnya dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Dampaknya menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.
Kapolda kemudian mencontohkan beredarnya video mengenai kebakaran di kawasan Tumbang Nusa. Video tersebut, menurutnya, memberikan kesan seolah-olah kondisi di lokasi mengalami keadaan yang sangat parah.
Menurut Kapolda, kondisi semacam itu perlu disikapi secara bijak melalui penyampaian informasi yang berdasarkan fakta dan konteks yang benar, sehingga masyarakat tidak mendapatkan gambaran yang keliru.
24 Jam Tangani Karhutla
Dalam kesempatan tersebut, persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) juga menjadi bagian pembahasan.
Kapolda Kalteng menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah melakukan berbagai langkah preventif dan saat ini terus mendukung upaya pemadaman Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.
“24 jam anggota Polri tangani Karhutla, untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Kapolda berharap media dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam mengedukasi masyarakat, khususnya dalam menyikapi berbagai situasi yang berkembang di lapangan.
Kolaborasi antara kepolisian dan media dinilai penting agar informasi yang diterima masyarakat tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan mampu memberikan edukasi.
Audiensi kemudian diakhiri dengan penyerahan buku oleh Ketua Pewarna Indonesia PD Kalteng Frida Magdalena kepada Polda Kalteng yang diterima langsung oleh Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Pewarna Indonesia dan Polda Kalteng, terutama dalam membangun ekosistem informasi yang sehat serta mendukung
Redaksi : Tim Pewarna Indonesia PD Kalteng