Wartaindo Jakarta Banyak organisasi berdiri tetapi tidak jelas visi dan misinya, kalaupun ada kebanyakan organisasi tidak punya ciri pergerakan. Beda dengan Central Kristen Indonesia (CENKRISINDO) baru saja menggelar musyawarah besar (MUBES) pertama yang digelar di hotel Green Forrest pada tanggal 3-4 Juli 2026 di Kawasan Kota Bogor, Jawa Barat. Di mana dalam MUBES tersebut Brigjend (Purn) Karel Albert Ralahalu dipercaya kembali menjadi ketua umum periode 2026-2031.
Pdt. Dr. Herry Saragih penggagas dan pendiri CENKRISINDO menjelaskan bahwa organisasi ini lahir dari rasa keprihatinan terhadap saudara-saudara kita masyarakat Indonesia Timur, dengan segala kekayaan alamnya yang melimpah namun kehidupannya masih memprihatinkan.
Untuk itulah CENKRISINDO perlu hadir dengan Visi : Suatu wadah organisasi untuk mensejahterakan umat Allah, demi kepentingan bangsa. Agar visi itu terwujud kata Herry maka CENKRISINDO berupaya membuka jaringan seluas-luasnya. Jaringan yang di maksud adalah membuka hubungan atau komunikasi dari berbagai unsur di Masyarakat, baik dari unsur pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, para akademisi, Sinode, Aras, Propesional. Pengusaha, TNI, POLRI bahkan ke berbagai lembaga baik di dalam maupun luar negeri, dengan kiblat kepada salib.
Ujung atau kata kunci pergerakan yang dilakukan CENKRISINDO adalah bagaimana mensejahterakan khususnya di wilayah timur Indonesia yang dikatakan daerah terluar, terbelakang dan tertinggal atau daerah 3T tersebut.
Niat besarnya dengan kehadiran CENKRISINDO ini mau melakukan perubahan dengan tiga program kerja yaitu Pendidikan, Kesehatan dan ekonomi kreatif.
Herry Saragih mengaku sepanjang lima tahun keberadaan CENKRISINDO belum banyak hal yang dikerjakan. Namun bicara tentang pendidikan patut berbangga diri kalau hingga kini CENKRISINDO sudah berhasil mendirikan delapan perpustakaan desa (nagori) di Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun Sumatra Utara.
“Puji Tuhan CENKRISINDO mendapat hibah buku-buku pelajaran : SD, SMP, SMP dan Textbook untuk perpustakaan dari salah satu lembaga pendidikan yang cukup terkenal di Jakarta hingga dua kontener”, ungkapnya sembari berterimakasih dengan lembaga tersebut.
Di penghujung periodesasi kepengurusan CENKRISINDO lanjut Herry, melalaui Yayasan Central Harapan Bangsa (YCHB), yayasan yang menjadi payung hukum dari CENKRISINDO, ada kabar membahagiakan terkait pemberian hak ulayat tanah (hibah tanah) seluas 10 hektar oleh kepala suku Ondoafi Bpk Benyamin Nassa di Distrik Kemtuk, Desa Soaib.
Di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Ormas tidak bisa mengelola Hibah tanah, dengan adanya Yayasan Central Harapan Bangsa, maka hak ulayat tanah tersebut dapat di terima oleh Yayasan. Saat ini bari di dapatkan rekomendasi dari Distrik, sehingga dari distrik masuk proses rekomendasi kepada Bupati. “Sampai saat ini sedang dalam pengurusan oleh Korwil Papua YCHB, dengan adanya surat rekomendasi serta perizinan tanah tersebut akan menghindari masalah di kemudian hari’, tandas Herry serius. Dan ini akan dijadikan pilot projectnya
Pilot Project
Tak dipungkiri banyak yang mempertanyakan terkait pembiayaan, apakah CENKRISINDO mampu mengelola tanah tersebut. Menjawab banyaknya pertanyaan ini Harry Saragih dengan percaya diri menegaskan bahwa sebagai umat percaya harus melangkah dengan iman bahwa sang sumber berkat itu akan menggerakan semua orang terpanggil dengan mendukung untuk mewujudakan proyek ini.
Dengan langkah yang sudah dilakukan pihak DPP CENKRISINDO dengan mendatangi kementerian pendidikan yang siap mendukung mendirikan sekolah rakyat, malah pihak pemberi hibah saat ini menambahkan hibah tanahnya seluas 7 hektar sehingga total luas tanah yang dihibahkan untuk CENKRISINDO menjadi 17 hektar.
Terkait penggunaan tanah hibah tersebut, kata Herry Saragih direncanakan tanah tersebut akan dibangun beberapa peruntukan antaranya mendirikan lembaga pendidikan dengan sekolah rakyat, lahan pertanian menuju swasembada pangan, perumahan dengan fasiltas umumnya dan rumah sakit sebagai bentuk pelayanan Kesehatan mengingat bagaimana sulitnya masyarakat Papua untuk pergi berobot karena jaraknya yang jauh.
Untuk mewujudkan karya besar ini, Herry mengajak anak-anak Tuhan untuk bergabung bersama CENKRISINDO. Karena dengan bergabungnya anak-anak Tuhan di wadah ini berarti turut membangun legacy bagi generasi kita mendatang. Khususnya bagi anak-anak Tuhan mari bersama bergabung di CENKRISINDO supaya ada legacy yang bisa kita tinggalkan dengan terbangunnya sebuah lembaga pendidikan ini.
Dengan keterpanggilan saudara-saudara seiman mewujudkan karya ini akan sangat membantu saudara-saudara kita dari Indonesia Timur baik lewat pendidikan, Kesehatan dan ekonomi kreatif. Di harapkan kedepannya CENKRISINDO memiliki legacy, sehingga Masyarakat dapat mengenal CENKRISINDO sebagai ormas Pendidikan, sebagai ormas Kesehatan, dan sebagai ormas Ekonomi Kreatif atau ormas ketahanan pangan.
Bicara Indonesia Timur banyak menyimpan potensi alam dan sumbernya, namun perlu dikelola dengan baik, CENKRISINDO melalui program kerja ekonomi kreatif ingin turut mengiatkan parawisata, karena Indonesia memiliki jutaan km pantainya yang menjadi objek wisata yang perlu di kembangkan di setiap wilayah. Dalam hal CENKRISINDO berpikir keras bagaimana meningkatkan pariwisata alamnya nan elok rupawan. Langkah ini dilakukan dengan membuka jaringan ke pihak Pelni. Dengan maksud agar Pelni menambahkan angkutan kapal ke daerah tersebut.
Dengan modal transportasi yang baik, akan semakin menarik pengunjung khususnya dari Pulau Jawa yang akan berkunjung ke kawaan Indonesia Timur. . Dengan kunjungan wisata ini akan sangat membantu masyarakat Indonesia Timur, dalam meningkatkan income perkapitanya.
Sekali lagi CENKRISINDO mengajak semua pihak untuk bersama bergabung untuk mewujudkan visi untuk mensejahterakan bangsa. Di depan kita sudah menunggu sebuah lahan yang siap menampung karya-karya kita, berupa tanah seluas 17 hektar.
Tentu kata Herry ajakan ini bukan saja ke personal tetapi bagi organisasi atau lembaga yang memang ada kerinduang bersama mewujudkan Indonesia sejahtera dengan pendidikan, Kesehatan dan ekonomi kreatif CENKRISINDO siap berjalan bersama.
CENKRISINDO sendiri sudah berada di 12 Propinsi antaranya
terbentuk 12 DPD dan 30 DPC :
1. DPD CKI BANTEN
2. DPD CKI DKI
3. DPD CKI JABAR
4. FPD CKI JATENG
5. DPD CKI DIY
6. DPD CKI JATIM
7. DPD CKI PAPUA BARAT
8. DPD CKI PAPUA
9. DPD CKI SULUT
10. DPD CKI KALTENG
11. DPD CKI SUMUT
12. DPD CKI LAMPUNG