Natal RKBM Rumoong Bawah, Perekat Tali Persaudaraan antara JABODETABEK dan Kampung Halaman

WartaIndo, Jakarta- Pertalian kasih yang terbina melalui hubungan persaudaraan tidak mengenal jarak dan waktu. Melalui pertalian itulah komunikasi dan rasa peduli kepada sesama terjalin dan terus dipelihara.

Semangat persaudaraan itulah yang menonjol di acara perayaan natal Rukun Keluarga Besar Manembo (RKBM) Rumoong Bawah Se-Jabodetabek yang dihelat di kampus Institut Bisnis dan Multimedia ASMI (IBM-ASMI), Sabtu petang (3/12).

Sejak sore hari, para anggota RKBM Rumoong bawah yang berlatar belakang ragam usia dan profesi memenuhi gedung pertemuan IBM-ASMI. Acara diawali dengan ibadah natal bertema “Kita Mengasihi Karena Allah Lebih Dahulu Mengasihi Kita,” seperti yang tertulis di Kitab 1 Yohanes 4:19. Liturgis dibawakan oleh Irene Rike Manorek, serta doa pembukaan dipimpin oleh Pdt. Rudy Timbong.

Dalam renungan natal yang dibawakan oleh Pdt. Dicky Tandayu memberi penegasan tentang Momen natal sedianya menjadi momen sukacita karena hadirnya Juruselamat untuk menebus dosa umat manusia. Namun acap kali manusia melupakan esensi dari kehadiran Juruselamat, yakni kekuatan Kasih Kristus yang memampukan manusia untuk terbebas dari belenggu dosa dan beroleh kehidupan kekal di sorgawi kelak.

“Kita harus tahu bahwa kalau Kristus tidak mati untuk kita, maka tidak mungkin kita masuk ke dalam kerajaan sorga, sebaik apapun perbuatan kita,” ujar Pdt. Dicky.

Pdt. Dicky lalu berpesan kepada pengurus dan anggota RKBM Rumoong Bawah tentang pentingnya menjadi garam dan terang, menjadi orang Kristen yang memiliki komitmen kuat dan mengasihi sesama.

“Kita harus berkomitmen. Jangan jadi orang Kristen biasa-biasa saja. Kita harus mengasihi sesama, karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita,” tegasnya.

Dalam ibadah perayaan natal RKBM Rumoong Bawah, prosesi penyalaan lilin natal turut dilaksanakan oleh seluruh perwakilan elemen RKBM yang ada di JABODETABEK. Penyalaan lilin dipimpin oleh Ketua Panitia Natal RKBM, Pdt. Rudy Timbong; Ketua RKBM, Bertje Karepu; Pdt. Dicky Tandayu; Penasehat RKBM, Jeanet Teesen Kani; Perwakilan Orang Tertua, Ibu Nitje Tambuwun; Ibu Len Runtunewe, selaku Kaum Ibu; Tasya Karepu, mewakili kaum muda RKBM serta Ivory Manorek yang menjadi wakil kaum anak RKBM.

Kaum ibu RKBM berfoto bersama di perayaan natal RKBM. Foto: Moko

Memelihara Kerukunan Pasca Pandemi

Saat sesi santap malam bersama yang digelar usai ibadah, Ketua RKBM Rumoong Bawah Bertje Karepu menjelaskan kepada awak media terkait visi dan misi RKBM, di mana semangat saling mengasihi dan saling berbagi menjadi kunci dari kerukunan yang terbina selama ini.

“Terutama kita harus saling mendukung dan rukun dalam Tuhan. Sampai saat ini ada 80 Kepala Keluarga yang terdaftar di RKBM, kami juga akan mencoba untuk merangkul saudara-saudara kami di sini yang belum terhimpun di RKBM,” ujar Bertje.

Ketua RKBM Rumoong Bawah, Bertje Karepu (kiri), bersama dengan Ketua Panitia Natal RKBM Rumoong Bawah tahun 2022, Pdt. Rudy Timbong Tuwo (kanan), di sela-sela perayaan natal RKBM di kampus IBM-ASMI, Jakarta, Sabtu (3/12). Foto: Ronald

Sementara itu Ketua Panitia Natal RKBM Pdt. Rudy Timbong Tuwo secara khusus mengutarakan kepada WartaIndo.id dan Grup Majalah Gaharu bahwa natal kali ini menjadi istimewa karena mampu terlaksana untuk kedua kalinya pasca badai pandemi Covid-19.

“Jadi semangat dan antusias dari anggota Rukun Keluarga Manembo Rumoong Bawah. Jadi kami memang orang-orang Kampung Rumoong, Amurang, di Minahasa Selatan yang ada di Jabodetabek, sangat antusias untuk berkumpul,” tutur Pdt. Rudy.

Menyinggung soal tema natal kali ini yang menitikberatkan kepada pesan Kasih, Pdt. Rudy ingin agar firman Tuhan dapat menjadi pedoman bagi tiap anggota RKBM dalam melakoni hidup mereka terutama menyambut dan menjalani tahun 2023 mendatang.

“Kami berharap di tahun 2023, kita semua memiliki Kasih yang penuh, baik di antara para orang tua, orang tua dengan anak, maupun sebaliknya. Melalui tema natal kali ini kita juga mau menjawab tantangan serta mengedukasi kepada generasi muda pentingnya memegang rasa hormat kepada orang tua, sekaligus membangun kerukunan di antara keluarga RKBM yang ada di Jabodetabek maupun yang ada di kampung halaman kami,” tukas Pdt. Rudy.

Sekilas Tentang Rumoong Bawah

Rumoong Bawah merupakan Desa yang terletak di wilayah administratif Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Menurut penjelasan Pdt. Rudy, mayoritas penduduk Rumoong Bawah berprofesi sebagai petani, pekebun, nelayan, maupun pegawai di sejumlah instansi.

Wilayah administratif Rumoong Bawah yang didominasi oleh lahan pertanian, perkebunan dan lautan. Foto: google satellite

“Sudah beberapa kali pula kami yang terhimpun di RKBM Jabodetabek mengadakan kegiatan Peduli Kasih yang dikhususkan untuk membantu saudara-saudara kami di Rumoong Bawah, kampung halaman kami. Puji Tuhan kegiatan natal kali ini pula dapat disiarkan secara live streaming sehingga bisa diikuti secara daring oleh para kerabat kami di sana,” tutup Pdt. Rudy.

RP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *