WartaIndo.id, Jakarta- Sekolah Tinggi Teologi IKAT (STT IKAT) kembali menggelar Sidang Senat Terbuka dan wisuda ke-173 untuk Program Studi (Prodi) S1 Teologi, S2 Pendidikan Agama Kristen, S2 Kepemimpinan Kristen, S2 Prodi Teologi, S2 Master of Art, serta mewisuda lulusan S3 Prodi Teologi dan Doktor Ministry, di Auditorium Pertamina Simprug, Jakarta (15/2).
Pada wisuda STT IKAT mengangkat tema “Kepadamu akan Kuberikan Kunci Kerajaan Sorga. Apa yang Kau ikat di dunia ini akan terikat di Sorga dan Apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga,” yang diambil dari Kifab Matius 16:19.
Dalam gelaran wisuda yang merupakan puncak perayaan Dies Natalis ke-37 STT IKAT kali ini Ketua Umum Panitia Dies Natalis Dr. Sam. L. Tobing, SH., MH., M.Th mengutarakan kepeloporan STT IKAT yang selalu membuka diri untuk kolaborasi kemitraan bersama sesama perguruan tinggi teologi mau pun lintas disiplin ilmu.
Dirinya juga melaporkan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-37 yang sudah dimulai sejak 22 Desember lalu, di mana STT IKAT sudah telah melakukan sejumlah kegiatan di antaranya Donor Darah bersama PMI DKI Jakarta, Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis, Bazar Sembako Murah, Seminar Teologi, Seminar Pendidikan, Seminar Kepemimpinan Kristen, dan Seminar Doktor Teologi tematik.
Di kesempatan itu pula Sam mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri Hukum dan HAM RI Prof. Yasonna Laoly, SH., M.Sc., Ph.D, atas kesediaannya memberikan orasi ilmiah dengan topik “Membangun Nilai Keseimbangan Spirituaitas Intelektual Berwawasan Kebhinekaan Indonesia Yang Majemuk Dalam Bingkai Kesatuan Negara Republik Indonesia.”
Sementara itu Ketua STT IKAT Dr. Jimmy. M. R. Lumintang, M.Th., M.BA, dalam sambutannya meminta kepada pihak kampus untuk tidak berpuas diri dan menyikapi momentum Dies Natalis yang dirasanya tepat untuk melakukan evaluasi diri.
“Memperingati hari lahir adalah merupakan momen penting dalam sejarah kehidupan, namun bagi sebuah organisasi, peringatan Dies Natalis adalah merupakan peluang melakukan evaluasi,” pintanya.
Secara khusus Jimmy juga berterima kasih atas kesediaan Yasonna Laoly untuk menghadiri Sidang Senat Terbuka pada pagi itu. Yang tidak dilewatkannya adalah ungkapan terima kasih pula kepada Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI yang telah memberikan SK Perpanjangan Izin sejumlah program studi di IKAT, serta memberikan kesempatan kepada 5 orang dosen STT IKAT untuk bisa menempih studi lanjutan ke IAKN Manado, UIN Syarief Hidayatullah, serta ke Hoseo University di Korea Selatan.
“Pada akhirnya selaku Pimpinan Sekolah Tinggi Teologi IKAT menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut ambil bagian dalam pengembangan pelayanan pekerjaan Tuhan melalui lembaga STT IKAT,” tutupnya.
Pada gelaran Dies Natalis ke-37 dan Sidang Senat Terbuka ke 173 STT IKAT turut memberikan penghargaan kepada 4 orang tokoh yang dinilai memiliki dedikasi tinggi di bidang pelayanan. Mereka adalah Pdt. Andrey Samuel Djalel, Pdt. Nona Selvie, Pdt. I Nyoman Yohanes dan Daniel Selvanus Palit.